Rumah / Berita / Berita Industri / Apa perbedaan antara bulu angsa?

Apa perbedaan antara bulu angsa?

Apa perbedaan antara bulu angsa?

2025-04-25

Bulu angsa dibagi menjadi bulu bebek dan bulu angsa, dengan bulu angsa memberikan kehangatan yang sedikit lebih tinggi daripada bulu bebek dalam kondisi yang sama. Down memiliki tiga indikator kinerja utama: indikator pertama adalah berat pengisian, seperti kantong tidur bulu angsa seberat 400g atau kantong tidur bulu bebek seberat 1100g. Berat ini tidak mengacu pada berat kantong tidur, tetapi berat bersih isi kantong tidur; Indikator kedua adalah kandungan bulu halus yang tersusun dari bulu dan serat bulu halus. Bulu memberikan dukungan, sedangkan kehangatan terutama berasal dari serat halus. Kandungan beludru dinyatakan dalam persentase, misalnya 80 beludru berarti kandungan beludru dalam 100 satuan berat adalah 80 satuan. Duck down umumnya memiliki kandungan maksimal 85 hingga 90, sedangkan goose down dapat memiliki kandungan hingga 90 hingga 95; Indikator ketiga adalah derajat pemuaian turun, yang mengacu pada berapa inci kubik yang dimiliki satu ons bulu di bawah tekanan 68,4 gram. Semakin tinggi tingkat pemuaian bulu bawah, semakin baik kinerja insulasi bulu bawah. Tingkat perluasan bulu angsa domestik umumnya sekitar 450, sedangkan tingkat perluasan bulu angsa domestik berkisar antara 450 hingga 600. Bulu angsa gunung Andean yang diimpor dari Amerika Serikat memiliki kandungan beludru sekitar 95% dan tingkat pemuaian maksimum 700 hingga 800. Dalam dua tahun terakhir, popularitas bulu angsa di pasaran semakin meningkat, namun kualitasnya belum merata. Dari segi kehangatan, bulu angsa pasti lebih baik daripada bulu bebek, karena seperti yang kita ketahui bersama, prinsip kehangatan terutama didasarkan pada jumlah udara yang tetap, yaitu kelembutan dan ketebalan suatu benda yang menjaganya tetap hangat. Bulu bawah juga sama, karena strukturnya, ukuran serat bulu halus secara langsung mempengaruhi jumlah volume udara tetap. Secara umum, volume serat bulu angsa lebih besar dibandingkan dengan serat bulu bebek, dan volume udara tetap juga lebih besar dibandingkan dengan serat bulu bebek, sehingga secara alami lebih hangat daripada serat bulu bebek. Anda dapat melihat di pasaran dan melihat bahwa batas suhu maksimum untuk bebek 1500G adalah -29 derajat Celcius. Batas suhu minimum untuk 1500G bulu angsa adalah -40 derajat Celcius. Selain itu, karena bebek merupakan hewan omnivora, maka terdapat bau amis pada bulunya. Meski bisa dihilangkan melalui pengolahan, konon baunya masih bisa muncul kembali setelah satu atau dua tahun, namun masih bisa ditoleransi. Dan angsa adalah hewan herbivora, tidak ada bau aneh di bulunya.

Pusat Berita